 |
|
Wednesday, September 28, 2005 |
Kok begini, sih? |
Hehehe.. judulnya sudah bikin penasaran. Padahal aku cuma mau nulis, kok Abang sudah lama ga update blognya? Seperti aku, yang sudah lama sekali kagak nulis di blog.
Well, so far aku masih baik-baik, cuma gemes aja nungguin calon mertua mengambil keputusan ttg apa keinginan mereka untuk pernikahan kami. susahnya, yang mau menikah aja ga punya masalah, eh orang tua yang bermasalah. kan, kalau kami cuma punya uang sedikit, ya biarlah dijalankan sesuai kemampuan kami... please... jangan buat kami jadi sedih begini dong... kenapa juga ga pernah tanya keinginan kami? kan yang menikah kami????? -----wah, jadi sewot...maaf---------- lanjut kerja lagi yukkk |
posted by Eve @ 2:46 PM   |
|
|
Friday, September 16, 2005 |
Menyangkal Realita Baru - Rhenald Kasali |
Sangat menyentuh hati..., Tuhan Yesus saja, yang berbuat baik bagi banyak orang dibunuh oleh bangsanya sendiri.... Bagaimana kita bisa menjadi Change Agent???
=renunganku juga, yang pengalamannya masih setitik pasir di gurun yang luas= eva Menyangkal Realita Baru Oleh: Rhenald Kasali Saya mohon maaf harus absen mengisi kolom ini beberapa kali. Sejak buku Change beredar, Saya terpaksa harus mempertanggung -jawabkan pemikiran-pemikiran Saya kepada publik. Banyak kisah nyata tentang perubahan yang Saya temui dan tentu saja ribuan curhat dari mereka yang rela dicaci-maki demi perubahan. Menjadi Change Maker memang tidak mudah. Surat kaleng, SMS palsu, fitnah, sampai upaya-upaya fisik yang mematikan kerap harus dihadapi. Kepada kelompok ini, Saya hanya bisa mengatakan, Gandhi saja yang wajahnya begitu baik dan perilakunya menyejukkan, mereka bunuh, apalagi Anda yang bukan siapa-siapa. Persoalan terbesar manusia di era yang berubah ini sebenarnya hanya satu, yaitu tidak berani menerima realita-realita baru. Sebagian besar karyawan, eksekutif dan birokrat yang Saya temui masih terbelenggu pada kisah sukses di masa lalu. Mereka berpikir solusi yang mereka temukan di masa lalu itulah solusi yang sesungguhnya. Buktinya ada, yaitu bonus dan kesejahteraan. Makan siang disediakan dan karyawan bisa bergantian memainkan alat musik. Mengapa kita tidak pakai cara yang sama untuk mengatasi masalah hari ini? Seperti menemui jalan buntu, banyak orang yang tiba-tiba mulai menggunakan kata "Dulu ......" ketika memulai pembicaraannya untuk mengacu ke masa lalu. Sinar terang yang menyinari suatu usaha bisa berarti manfaat, tapi juga bisa menjadi mudharat. IBM contohnya, sukses dengan komputer mainframe di tahun 70'an membuatnya menyangkal realita baru pasar PC. Motorola bahkan lebih gawat lagi. Setelah sukses dengan celluler analog, ia menyangkal kehadiran digital handphone dengan melakukan investasi-investasi baru pada bidang analog. Xerox juga sempat terengap-engap saat menyangkal kenyataan munculnya pasar personal-copier yang dirilis Minolta, Canon dan Ricoh. Ensiklopedia Britanica juga menyangkal realita baru membaca buku pintar yang diputar oleh Microsoft (Encarta). Di Indonesia sendiri ada ribuan pelaku usaha yang juga menyangkal realita-realita baru. Teman-teman di perkebunan teh tengah menyangkal kenyataan bahwa masyarakat dunia sudah mulai minum teh tanpa daun teh sama sekali. Sekarang ini, pergulatan terbesar justru tengah dihadapi universitas-universitas negeri. Ada demikian banyak realita-realita baru yang bermunculan dan mereka terus berdebat dengan menggunakan ukuran- ukuran lama untuk menilai hari esok. Mereka menggunakan pengalaman- pengalaman lamanya kala bersekolah yang penuh dengan kesulitan untuk dibingkaikan pada generasi baru yang bergerak dengan cara yang berbeda. Padahal kepada mereka, Albert Einstein pernah menyatakan, "the measure of intelligence is the ability to change" (ukuran kecerdasan Anda adalah kemampuan Anda untuk berubah, menerima kenyataan baru). Sulit dibayangkan dewasa ini masih ada banyak orang yang hidup di jaman kemarin dan dibiarkan terus mengepalai kegiatan untuk membawa organisasi ke masa lalu, tetapi semua ini juga terjadi karena organisasi dibiarkan dikuasai oleh kalangan "pedalaman" yang sepanjang hari menghabiskan waktunya di dalam kantor tanpa berinteraksi dengan dunia luar sama sekali. Dalam setiap institusi kita dengan mudah membedakan, mana kalangan "pedalaman" dan mana yang "pesisir". Kalangan pesisir selalu berinteraksi dengan dunia luar, tetapi ia banyak membawa hal-hal baru. Ia lebih mudah menerima fakta-fakta baru. Sebaliknya kalangan pedalaman cenderung memelihara tradisi. Seorang usahawan senior membisiki Saya, sekarang ini, katanya, "tradition is a number one killer!". Saya pikir ini ada betulnya. Bagaimana dengan kita ? |
posted by Eve @ 10:30 AM   |
|
|
Friday, September 09, 2005 |
What is this????? |
Hah?? kok ada berita ini???? ========================== MICO SIAHAAN. Ripoff con artist fraud. JAKARTA, Worldwide (Embedded image moved to file: pic20222.gif) Company MICO SIAHAAN Address: Nationwide, U.S.A. Phone Number: Fax: This freak Mico Siahaan stole my credit card information and fraudulently tried to use it on several occasions. Something needs to be done with this bastard. If I ever saw him face to face I would rip his cheap glasses off and claw his bugged out eyes right out of the sockets. Die Mico cleveland, Ohio
|
posted by Eve @ 10:18 AM   |
|
|
|
Find: Mico Siahaan in google, and you'll find many :-) |
Wah, ternyata abangku ini sangat aktif di dunia maya ini! Hehehe.. for I can't see you physically, I find you in the internet, and your name is everywhere! I'm happy to see that :-) What a funny feeling! Looking forward to see you today.
|
posted by Eve @ 10:18 AM   |
|
|
Thursday, September 08, 2005 |
Sore hari di kantor... |
Aku sedang pusing.. maksudku, sedang sakit kepala, kelamaan di depan komputer, tapi kerjaan belum kelar juga. Kemarin aku ikutan PA pasutri di HKBP Menteng:p hehehe... padahal aku belum menikah. Tapi karena diajakin melulu ama sintuanya, aku jadi ga enak, terpaksa ikut juga padahal abang belum pulang dari belida. Jadilah di sana kenalan dengan orang-orang batak. Untungnya masih keluarga muda, jadi ga terlalu sungkan. Berhubung aku ga cepat ingat nama, otomatis aku gambar posisi duduk orang-orang trus aku tulis namanya waktu dikenalin, supaya nanti ga lupa lagi:p Hehehe... itu strategi kami kalau lagi diskusi dengan masyarakat. Kepake juga teorinya :-)
Pemimpin PA nya baik, namanya Bpk. Hotman Siahaan. Materinya dari Nav, ttg Stress. Kami belajar dari ! Kor 3, ttg perselisihan umat di Korintus. Uniknya, dari pertanyaan2 di buku itu, bisa digiring ke aplikasi untuk rumah tangga. Misalnya bahwa salah satu cara ikut serta memperluas kerajaan Allah adalah dengan mendidik anak dalam Tuhan. Seyogyanya, anak kita adalah juga anak rohani kita. Bukan anak rohani guru sekolah minggu atau orang lain. Kan itu sudah jadi janji ortu saat membabtis anaknya? Trus, dibahas pula ttg hal-hal yang manusiawi bila tidak diaplikasikan dalam rangka tanggung jawab kepada Tuhan, bisa jadi hal yang duniawi. Yang membuat manusia jatuh dalam perselisihan, stress, dll. Yah begitulah. Menarik juga PA ini, semoga bisa ikut lagi minggu depan dengan abangku sayang. Ok, harus lanjut lagi mengerjakan laporan, dan bikin slide presentasi untuk besok pagi di Cilincing. Hmmmmmm, biasanya sore-sore begini Abang sudah telpon ngajak pulang.......:-( I wish you're doing fine there, honey. IMU. |
posted by Eve @ 5:37 PM   |
|
|
Wednesday, September 07, 2005 |
Belida... |
Abang sedang di Belida... No phone connection :p Here is the location in Natuna Islands (Embedded image moved to file: pic16512.jpg)
|
posted by Eve @ 2:49 PM   |
|
|
Tuesday, September 06, 2005 |
How I love him |
Last night, I send sms to Abang, to say that I am sad cause I can't see him before he leave for Belida. He was just arrive from a week travel, and I just have time to see him 15 minutes on Monday night and 15 minutes in the morning while he pick me up to my office. Sometimes, when he is very busy with his job or just hang out with his friends, I get upset. I want him to spend time together, especially when we have limited time. Hmm, I realize how selfish I am. I only think for my happiness. He said that he was not enjoying the time with his friends very much, because he also want to see me. But, he can not refuse to go out, they are his best friends now. Abang, I do happy to see you enjoy your job. I wish all the best for you. I just realize how precious is the time we've spend together. I don't wanna lose it.
Selamat bekerja di Belida, Abang. I wish you happy. Hope to see you again soon after you come home. ILU. GBU. |
posted by Eve @ 8:30 AM   |
|
|
Monday, September 05, 2005 |
long time no writing... |
My Dearest Blog, it was long time ago when I wrote about my problem with Abang. Well, during that time, we found that we can not stay away each other. It last only for 3 days, and then he pick me up from the office.
And now, the situation turns different. His parents and mine have met and agreed to conduct our marriage asap. Thank God. Really really Thank God. Now, the discussions are around: " when will the matrimonial (church service) be conducted? where? Jambi or Jakarta?" the reception will be in Jakarta. while adat will take place in Jambi. God, please help us in deciding this. Life goes by. I notice that my friend's grandma were just died, and I even don't say anything yet for her. Vitri, I'm so sorry to hear that. But, I am also happy for your graduation. Welcome home. And one notes that Abang wrote in his blog. you may visit his blog: http://tentangmico.info/blog He wrote about Love... He is romantic, but I am surprise that he published his feeling about Love :-) God bless you, my dear. I pray all the best for you in your career, hobby, and goals in your life. One more, I also pray for my family in Jambi. Een, Imel, may you have a better job that you like too. I love all of you! Gob bless us! |
posted by Eve @ 1:49 PM   |
|
|
|
|
|
 |
|
About Me |
![]()
Name: Eve
Home: Jakarta, Indonesia
About Me: A melancholic - choleric girl. Very moody. I hate this:) but I love the ones that have been very good to me: Abang, My baby Mathias, My ortu, Een, Imel, Ita, all my family, my grandma, my friends... so many-many person God gave to me to remind me that He cares for me.
See my complete profile
|
Previous Post |
|
Archives |
|
Shoutbox |
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus. |
Other things |
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus. |
Links |
|
Template by |
 |
SITE STATS
|
|
|